13 Februari 2017 (Spesial)
Rasanya sudah lama sekali saya tidak menulis lagi tentang perasaan saya kepada seseorang. Hari ini saya ingin memulai kembali dan rasanya begitu kaku. Hanya sebuah parangraf yang tidak tuntas dan akhirnya saya hapus kembali. Begitu seterusnya. Rasamya otak saya sudah tidak sepandai dulu dalam merangkai kata-kata indah. Terkadang saya kangen juga sama diri saya yang dulu, dimana apa yang saya lihat, apa yang saya dengar dan apa yang saya rasa bisa dengan mudah saya jadikan sebuah tulisan yang penuh kata-kata indah bertabur intan permata.
Sekali-kali saya membuka postingan-postingan saya yang dahulu. Setidaknya itu bisa me-refresh otak saya kembali. Membaca kata demi kata, paragraf demi paragraf hingga keseluruhan tulisan, bahkan berulang-ulang.
Saya ingin menulis cerita itu kembali. Tetapi tidak seperti dulu dengan kisah yang sangat memprihatinkan. Sebagai mana kisah baru dimulai, kisah yang lama biarlah tetap pada tempatnya. Kisah perjalanan panjang nan berat sebagai manusia akan tetap dirasakan, intinya selama ada pelajaran penting yang bisa dipetik. Perihal hari-hari kemarin yang berisi pencarian panjang melelahkan, saya akhirnya sampai pada titik ini. Titik dimana hati ini telah siap untuk berhenti sekaligus kembali memulai kisah yang baru.
Untukmu, sekarangku. Ada banyak hal yang akan dilalui bersama. Karena ku yakin, salah satu hal yang ingin Tuhan ingin dalam hidupmu adalah bersamaku. Terdengar sangat berlebihan. Masih sangat banyak yang akan dilalui, suka maupun duka. Bagaimana pun itu, kita harus tetap seperti sekarang ini.
13 februari 2017, hari ini, kisah itu dimulai.