Habib Rizieq turun tangan tenangkan aksi 212, Karna Ada Orang Yang Menyusup Ngajak Anarkis.
KabarViral -- Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab ikut berorasi menenangkan massa aksi 212 di depan gedung DPR/MPR, karena pendemo mulai disusupi provokator, kata aktivis Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI, Kapitra Ampera.
"Sudah banyak provokasi yang ada di situ. Melakukan satu perbuatan yang destruktif. Ingin merusak, hancur-hancuran," ujar Kapitra kepada wartawan, hari ini.
Hari ini, FUI menggelar aksi unjuk rasa didepan gedung DPR/MPR dan mengklaim membawa 10.000 massa yang terdiri dari berbagai elemen massa ormas Islam dan mahasiswa. Ada empat tuntutan yang akan disuarakan FUI, yakni mendesak pemerintah untuk segera memberhentikan Basuki Tjahaja Purnama dari jabatannya sebagai gubernur DKI Jakarta karena sudah berstatus terdakwa penistaan agama, setop kriminalisasi terhadap ulama, setop penangkapan mahasiswa, dan segera memenjarakan Ahok.
"Sudah ada yang mennyusup. Ada agenda-agenda lain. Ada provokator," sambung Kapitra.
Kedatangan Rizieq, kata dia, juga untuk mendinginkan suasana karena massa mulai terprovokasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. "Lalu mengingatkan peserta agar tidak anarki. Mengingatkan bahwa ini aksi damai. Saat ini habib lagi orasi. Ia tadi orasi mewakili massa berdialog dengan perwakilan DPR. Karena engga bisa umatnya dilepaskan dari Habib Rizieq," ungkap Kapitra.
Menurut Kapitra, hanya Rizieq yang turun dalam aksi 212, sementara Bachtiar Natsir dan Munarman tidak ikut. "Karena ini kan darurat sifatnya," singkat Kapitra.
Kedatangan Rizieq, kata Kapitra, memang telah direncanakan sejak semalam. Dengan catatan, jika keadaannya masa aksi sudah terprovokasi sehingga memaksa imam Besar FPI itu mendatangi lokasi.
"Jika ada upaya ingin membelokan demo damai menjadi demo yang rusuh, demo yang merusak, maka Habib akan segera mengambil alih," ungkap Kapitra. "Dan ternyata umat ini tak bisa dipisahkan dari Habib. Ini bukti. Ketika habib turun semua jadi tenang," Kata Kapitra.