Kiai Ma'ruf Amin: Aksi 212 Politis, Saya Larang Umat Islam Ikut Itu. Ada Apa Dengan Kiai Ma'ruf, Bukankah Rasulullah Juga Berpolitik Untuk Menerapkan Syariah Islam
KabarViral -- Pernyataan Kiai Maruf sangat disayangkan yang melarang umat islam untuk ikut aksi 212 jilid II yang memang punya misi politik.
Seolah dari pernyataanya tersebut islam tidak mengenal politik, justru kalo umat islam tidak mau berpolitik maka politik akan dikuasai oleh orang-orang kafir dan yang ada seperti sekarang. Umat islam difitnah, ulama dikriminalisasi dan ditangkapi dengan tuduhan keji.
Ya semestinya meski berbeda pandangan, tidak perlu mengeluarkan statement larangan, karna kalo umat islam apatis sama sekali dengan politik, justru yang ada nanti orang-orang sperti ahok akan memimpin umat islam, padahal baginda Rasulullah SAW menegaskan haram hukumnya umat islam dipimpin oleh orang kafir, ini adalah politik
Kiai maruf mengatakan : "Ahok menang atau kalah saya tidak tahu. Itu masih di Lauhul Mahfudz. Kalau kalah, ya nggak ada masalah. Andaikata dia menang, ya nggak ada masalah juga," ujar Ma'ruf.
"Menurut saya, kita ini warga negara yang baik. Artinya, kita siap menang dan juga siap kalah. Menang kita terima, kalah kita terima," sambungnya.
Pernyataan kiai maruf diatas yang mengatakn kalo ahok menang nggak ada masalah tentu ini merupakan pernyataan yang keliru, sebab jelas bermasalah secara hukum syara' bahawa keharamn umat islam dipimpin oleh orang akfir tegas.
Jadi umat islam tidak boleh melepaskan dan memisahkan antara islam dan politik, karna justru akan menjauhkah dari pemikiran umat islam itu sendiri, kalo umat islam berlepas diri dari berpolitik bagaimana syariah ALLAH bisa tegak dimuka bumi ini.
Walhasil, mari umat islam satukan barisan, bersama berjuang untuk menerapkan kalimat tauhid dan tegaknya hukum ALLAH SWT dimuka bumi ini.