Pemilih Muda Terpincut Program OK OCE, Elektabilitas Anies-Sandi Melambung
Pemilih Muda Terpincut Program OK OCE, Elektabilitas Anies-Sandi Melambung
Berita Islam 24H - Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, elektabilitas pasangan calon (paslon) Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno unggul dari dua paslon lainnya. Terlihat dari survei yang dilakukan Campaignesia terhadap masing-masing paslon.
Direktur Campaignesia Ahmad Aniefy Jr menyatakan, dalam survei independen yang dilakukannya, jika pemilihan dilakukan saat ini, Anies-Sandi mendapat 35,81%. Sementara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat 32,19%, dan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni 19,24%. Adapun yang belum menentukan pilihan 12,76%.
Berdasarkan usia, sambung Aniefy, pada pemilih muda usia 17-30 tahun, Anies-Sandi juga unggul dengan 34,41%, Ahok-Djarot 25,39%, dan Agus-Sylvi 19,81%. Sedangkan yang belum menentukan pilihan 20,39%.
"Elektabilitas Ahok-Djarot lebih rendah dibandingkan Anies-Sandi karena adanya kasus hukum yang menjerat Ahok. Sedangkan elektabilitas Agus-Sylvi di posisi terendah karena mungkin program kerjanya kurang bisa dipahami dan sulit diterima oleh masyarakat," kata Aniefy dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/2/2017).
Aniefy mengungkapkan, keunggulan Anies-Sandi pada segmen pemilih muda menandakan bahwa kaum muda Ibu Kota tertarik pada program-program paslon nomor urut tiga itu. Misalnya, program kewirausahaan One Kecamatan One Centre for Enterpreuneurship (OK OCE).
"Kaum muda Jakarta lebih tertarik dengan program-program unggulan yang ditawarkan Anies-Sandi, terlebih program kewirausahaan OK OCE yang saat ini menjadi isu menarik bagi pemuda Jakarta," ujarnya.
Kendati demikian, masih banyak pemilih muda yang belum menetapkan pilihan karena karakternya yang cenderung kritis dan rasional. Faktor lainnya bisa dilihat dari lingkungannya, baik keluarga, grup atau kelompok, maupun interaksinya di media sosial.
Peran pemilih muda dalam kemenangan tiap paslon sangat besar. Pasalnya, terdapat 1.940.504 atau sekira 30% dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 7,1 juta.
Survei Campaignesia dilakukan pada 28 Januari-7 Februari 2017. Jumlah responden sebanyak 525 dengan teknik multistage random sampling. Adapun margin of error 4% dan tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dilakukan dengan metode tatap muka dan diperkuat dengan data kuisioner. [beritaislam24h.id / okz]