Saksi Bilang, Perusahaan Peserta Tender e-KTP Miliki Hubungan dengan Setya Novanto
KabarViral - Presiden Direktur PT Avidisc Crestec Interindo, Wirawan Tanzil, saksi sidang korupsi e-KTP mengatakan, salah satu perusahaan peserta tender PT Murakabi Sejahtera memiliki hubungan dengan mantan Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto.
Wirawan mengetahui hal itu dari keterangan Direktur PT Java Trade Utama, Johanes Richard Tanjaya.
"(Saya tahu dari) Johanes Tan. Saya tanya, ini siapa yang punya perusahaan (PT Murakabi). Itu perusahaan ada hubungannya dengan Setya Novanto," kata Wirawan dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat, Kamis (27/4/2017).
Lebih jauh, Wirawan mengaku mundur dalam perjalanan mempersiapkan proyek e-KTP ini. Sebab, situasinya sudah tak kondusif dalam konsorsium tender.
"Saya mundur, karena situasinya nggak enak. Saya lihat situasi, apa yang mau dilakukan risiko sangat tinggi kegagalannya. Saya nggak mau ribet-ribet, caranya sudah nggak benar," ujarnya.
Namun, Wirawan tak membantah dirinya bisa ikut dalam tender proyek e-KTP senilai Rp 5,9 triliun itu setelah bertemu dengan pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pacific Place, Jakarta.
"Iya kayaknya pernah, ada Johanes Tan. Sama Andi. Ada juga Paulus Tanos," ucapnya.
Wirawan mengungkapkan, ada tiga konsorsium dalam proyek e-KTP. Yakni PNRI, Murakabi dan Astragraphia. Ketiga konsorsium tersebut sengaja dibentuk oleh Andi Narogong, dengan mengerahkan sebuah tim yang disebut Tim Fatmawati.
Dalam perkembangannya, Kementerian Dalam Negeri akhirnya memenangkan Konsorsium PNRI dalam proyek e-KTP. Konsorsium itu terdiri atas Perum PNRI, PT Len Industri, PT Quadra Solution, PT Sucofindo, dan PT Sandipala Artha Putra. -teropongs