Pasca Mengutarakan Maksud Pemerintah untuk Membubarkan Ormas Islam HTI, Wiranto Tiba-tiba Mengungkit-ungkit Kasus Bom Bali. Maksudnya Apa!?



KabarViral - Setelah menyatakan bahwa pemerintah akan malakukan pembubaran terhadap Ormas Islam dan saat ini masih kental dengan suasa itu, Menkopolhukan Wiranto kembali mengungkit-ungkit masalah kejadian pemboman di Bali, yang kita kenal dengan "BOM BALI".

Entah apa alasan yang melatar-belakangi Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto menceritakan kembali pengalaman masyarakat di Bali dan Indonesia ketika menjadi korban ledakan bom teroris 15 tahun yang lalu.

Apakah Wiranto ingin menyamakan teroris yang mereka sebut 'Radikal' itu dengan gerakan dakwah Hizbut Tahrir Indonesia? atau ingin menyudutkan Umat Islam yang mereka beri 'cap Radikal' dan Islam Garis Keras?. Namun yang jelas Wiranto terlihat ingin mengungkit kembali Kejadian Bom Bali itu bukan dengan tampa alasan tertentu.

Dalam pernyataanya,, menurut Wiranto kini masyarakat di Bali telah membuktikan keberhasilan kebangkitan mereka pascabom teroris 15 tahun yang lalu.

"Sehingga hari ini kita bisa menikmati surga wisata yang ada di Bali,” kata Menko Polhukam Wiranto saat menghadiri acara Workshop on Strengthening Tourism Business Resilience Againts The Impact of Terrorism Attack di Bali, Selasa (9/5).

Melalui keterangan pers yang diterima, Wiranto menceritakan, 15 tahun yang lalu masyarakat Bali telah menjadi korban dari aksi terorisme berskala besar yang menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang parah. Bukan hanya di Indonesia, tetapi dunia juga kaget saat menyaksikan kebrutalan tindakan tersebut. Karena lebih dari 200 korban dari 22 negara kehilangan nyawanya, separuh lainnya mengalami luka fisik yang sangat parah dan sampai hari ini masih dirasakan.

“Tapi korban terbesar dari semua akibat serangan bom itu secara alami adalah industri pariwisata di Bali dan kehidupan masyarakat di Bali,” kata Wiranto.

“Tetapi kita bukanlah bangsa atau masyarakat yang dengan mudah kehilangan kepercayaan diri dan selalu bertahan ketika menghadapi bencana atau kesulitan, termasuk serangan teroris. Kita tidak pernah tunduk pada ancaman teroris, dan pada hari ini kita bahkan lebih berkomitmen untuk melawan dan mengalahkan kejahatan luar biasa ini,” kata Wiranto. -rol

Postingan populer dari blog ini

171 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 3)

404 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 2)

400 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov (bagian 1)