Saksi Kasus e-KTP Kabur ke Singapura, Paulus Tanos Diancam Dibunuh Oleh KAder Nasdem



KabarViral - Direktur Utama PT Sandipala Arthapura, Paulus Tanos memberikan kesaksian melalui teleconference dari Singapura dalam kasus e-KTP.

Paulus mengaku melarikan diri ke Singapura sejak Maret 2012 lantaran mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal, pasca kasus e-KTP yang merugikan negara Rp 2,3 triliun mencuat.

"Rumah saya diserang, saya diancam dibunuh sehingga saya lari dari Indonesia. Saya sebenarnya ingin hadir di Indonesia tapi demi keselamatan jiwa terpaksa saya lakukan teleconference ini di Singapura," tuturnya,” kata Paulus dalam teleconference di persidangan e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (18/5/2017).

Bos PT Sandipala Arthapura Paulus Tanos mengaku diancam dibunuh pemilik perusahaan PT Oxel System selaku distributor chip ST23YR12 AWONPANCA Viktor Bungtilo Laiskodat .

Menurutnya, Viktor yang kini menjadi ketua Fraksi NasDem di DPR menuding dirinya melakukan penipuan dan penggelapan dana pembayaran kebutuhan 100 juta chip ST23YR12 AWONPACA untuk blanko e-KTP pada tahun 2012 silam.

Sehingga, beber Paulus, perusahaannya dilaporkan ke Mabes Polri oleh PT Oxel System. Jadi, terang dia, dirinya memilih tinggal di Singapura sejak Maret 2012. -teropongs

Postingan populer dari blog ini

171 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 3)

404 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 2)

400 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov (bagian 1)