Dituding Ancam Bom Istiqlal, Iyus: Saya Korban Salah Tangkap.



KabarViral - Iyus Rusmana (43) warga Garut, Jawa Barat, sempat menghebohkan karena diduga menyebar teror ancaman pengeboman di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Setelah diperiksa polisi, Iyus dibebaskan karena tidak terbukti bersalah.

"Jadi saya itu salah sasaran tangkap, memang nomor itu (penyebar SMS teror) milik saya, tapi sudah nggak aktif," kata Iyus di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Sabtu (3/6/2017).

Iyus mengatakan dibebaskan karena tidak terbukti bersalah setelah ditangkap Tim Jatanras khusus Polda Metro Jaya pada Senin, 29 Mei 2017.

Iyus dibebaskan pada Rabu 31 Mei 2017. Dia meminta agar polisi memberikan klarifikasi atas statusnya itu.Iyus dibebaskan pada Rabu (31/5/2017). Dia meminta polisi memberikan klarifikasi atas pembebasannya itu.

"Jadi ditangkapnya hari Senin, hari Rabu (31/5) saya sudah dibebaskan. Saya nggak tahu pelakunya, cuma polisi bilang pelaku yang asli sudah ditangkap. Yang pasti itu bukan saya," katanya.

Namun Iyus juga mengaku menyesalkan sikap kepolisian yang tidak segera memberikan klarifikasi terkait pembebasan dirinya. Hingga saat ini, Iyus mengaku masih trauma terkait penangkapan tersebut.

"Memang ada surat pembebasan, tapi nggak dikasih sama saya. Kalau seperti ini, tidak ada penjelasan dari polisi, saya seperti buron kabur. Saya minta polisi memberikan klarifikasi dan menyatakan bahwa saya tidak bersalah," ungkap Iyus.

Akibat aksi salah tangkap tersebut, Iyus mengaku bukan hanya dirinya yang menjadi korban, namun keluarga juga lingkungannya ikut menjadi korban. "Kasihan anak-anak saya juga jadi minder," pungkas Iyus.

Iyus ditangkap di Apartemen The Peak Residence, Sudirman, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin sore. Pria yang bekerja sebagai petugas satpam di apartemen tersebut ditangkap karena mengirimkan SMS teror kepada pengurus Masjid Istiqlal pada Sabtu (27/5) lalu, yang isinya akan meledakkan masjid.

Polsek Sawah Besar yang menerima laporan terkait pengancaman bom tersebut kemudian meminta tim Gegana untuk menyisir masjid. Dari hasil penyisiran selama beberapa jam, polisi tidak menemukan adanya bom. -detik

Postingan populer dari blog ini

171 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 3)

404 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 2)

400 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov (bagian 1)