Padang Butuh Sosok Pemimpin yang Mampu Mengembalikan Budaya Toleransi

Padang Butuh Sosok Pemimpin yang Mampu Mengembalikan Budaya Toleransi
BENTENGSUMBAR.COM - Pemilihan Walikota Padang bakal digelar Juni 2018. Namun, harapan warga terhadap sosok pemimpin idaman mereka sudah mulai bermunculan. Bahkan, sebagian warga sudah punya jagoan masing-masing untuk Pilkada Kota Padang tersebut. 

Tokoh masyarakat Kota Padang, Zahirsyah Bob mengharapkan pemimpin Kota Padang ke depan adalah sosok pemimpin yang mampu mengembalikan budaya bergama masyarakat Kota Padang yang tolensi. 

"Saya berharap sosok pemimpin yang mengembalikan budaya beragama masyarakat Kota Padang yang toleransi," ujarnya usai berbuka bersama masyarakat Lubuk Begalung dengan Wakil Walikota Padang H Emzalmi Zaini, Jumat, 9 Juni 2017.

Bahkan, harapannya itu secara khusus telah dia sampaikan kepada Wakil Walikota Padang H Emzalmi Zaini. 

Tak hanya itu, Zahirsyah Bob juga menekankan, Padang butuh sosok pemimpin yang tidak pendendam. Selama ini, katanya, seorang kepala daerah terpilih memiliki dendam politik, khususnya kepada Aparatur Sipil Negera (ASN). 

"Jangan kita pilih sosok yang pendendam, terutama dendam politik. Setelah berkuasa melampiaskan dendam politiknya itu kepada ASN. Kita butuh pemimpin yang menilai ASN berdasarkan kinerja dan prestasi, bukan dendam politik," ungkap Ketua LPM Lubeg ini.

Ia juga berpesan kepada H Emzalmi, jika jadi maju sebagai calon Walikota Padang dan terpilih nantinya, jadilah sebagai Walikota Padang, bukan walikota sekelompok orang yang merasa berjasa atau walikota boneka yang senantiasa kebijakannya diintervensi partai pendukung. 

"Saya juga sampaikan kepada pribadi yang mendukung atau tim sukses untuk tidak mengintervensi kebijakan walikota untuk kepentingan pribadi dan kelompok," tegasnya. 

(by)

Postingan populer dari blog ini

171 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 3)

404 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 2)

400 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov (bagian 1)