Hati-Hati di Internet


Ini bukan postingan yang membahas akun selebtwit @hati2diinternet yang suka mengoceh dan kadang bikin kesal. Namun, kali ini saya hanya ingin menghimbau seluruh netizen (belum nyaman pakai warganet) untuk lebih berhati-hati di internet. Sebab sekarang ini kejahatan-kejahatan di internet semakin marak terjadi atau sering disebut dengan nama cybercrime. Berbagai modus dilakukan dengan tujuan yang berbeda-beda. Pelakunya pun pada umumnya adalah orang yang cerdas, memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi dan fanatik akan teknologi komputer.

Kejahatan terbaru beberapa hari terakhir ini yang sempat viral adalah virus WannaCry. Sebuah program ransomware spesifik yang mengunci semua data pada sistem komputer dan membiarkan korban hanya memiliki dua file. File tersebut, yakni intruksi tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya dan program Wanna Decryptor (nama lain dari virus WannaCry). Jika ingin data-data yang ada didalam komputer selamat, si pembuat virus WannaCry meminta para korban untuk mengirimkan sejumlah uang. Tapi, belum tentu ketika kamu sudah mentransfer sejumlah uang data-data yang ada di dalam komputer kamu dapat dikembalikan seperti semula.

Oleh karena itu, zaman dimana internet semakin menjamur di masyarakat adalah waktu untuk lebih waspada dalam mengaksesnya. Beberapa kasus kejahatan akan saya uraikan satu per satu dibawah ini:

1. Hacking

Pengertian hacking disini sebenarnya sangat luas. Ada bermacam-macam teknik hacking dengan tujuan yang bermacam-macam pula. Ada carding, hacking, defacing, spamming, dan malware. Carding adalah berbelanja menggunakan nomor dan identitas kartu kredit orang lain, yang diperoleh secara ilegal, biasanya dengan mencuri data di internet. Hacking adalah kegiatan menerobos program komputer milik orang lain. Defacing adalah kegiatan mengubah halaman situs/website pihak lain. Phising adalah kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Spamming adalah pengiriman berita atau iklan lewat surat elektronik (e-mail) yang tak dikehendaki. Malware adalah program komputer yang mencari kelemahan dari suatu software.

2. Online Shop

Online shop kini semakin bertebaran dimana-mana dan menjual apa saja. Mereka melakukan aksinya dengan menggunakan website dan berbagai media sosial. Sasaran utama para pelaku online shop ini adalah orang yang masih awam dengan dunia internet. Berbagai tawaran menggiurkan dicantumkan untuk memancing seorang pembeli. Ketika anda tergiur, anda akan diminta untuk mentransfer uang dan barang anda siap dikirim. Namun kenyataannya barang anda tidak pernah sampai, dan penipu tersebut akan menggunakan berbagai macam alasan untuk meyakinkan anda. Saat anda mulai curiga, mereka akan memutuskan semua kontak, dan uang yang terlah anda kirim lenyap sudah.

3. Undian

Ini yang pernah saya alami, saya menerima sms dari seseorang yang entah siapa dan mengatakan bahwa saya menang sebuah undian. Pengirim sms itu mengatasnamakan perusahaan terkenal dan menggunakan website gratisan yang mirip dengan website aslinya. Kemudian saya diminta untuk mentransfer sejumlah uang. Ini merupakan hal yang paling bodoh jika anda mau mengikuti prosedur yang diberikannya.

4. Bisnis

Waktu saya pertama kali ke Makassar untuk kuliah, ada banyak sekali teman saya dan senior saya yang menjak untuk berbisnis. Caranya dengan menanam sebuah modal dan mengajak orang lain untuk gabung lalu kemudian kita akan diiming-imingkan sebuah hadiah yang sangat besar. Sasaran utama mereka adalah orang-orang yang lugu dan mau saja nurut.

5. Pemburu Cinta

Hati-hati di internet

Ini mungkin paling sering dialami oleh anak-anak muda yang sedang mencari jodoh. Orang yang mencari pasangan melalui sosial media. Sementara perusahaan-perusahaan smartphone semakin meningkatkan kualitas kameranya yang membuat muka penggunanya semulus pantat bayi. Lalu orang-orang yang mencari pasangan ini, yang menilai hanya sebatas dari paras wajah akan jatuh cinta. Padahal aslinya biasa saja.

Mungkin cukup itu saja, saran saya hati-hatilah di internet.

Postingan populer dari blog ini

171 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 3)

404 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 2)

400 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov (bagian 1)