Kata Syafii Maarif: Isu Kebangkitan Komunisme Dibuat-Buat



KabarViral - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafii Maarif menilai jika isu kebangkitan komunis di Indonesia hanya dibuat-buat.

Menurut Buya, tahun 1950-an dan 1960-an  Partai Komunis Indonesia (PKI) bisa kuat di Indonesia karena memang ada negara-negara kuat komunis yang menyokongnya. Namun sekarang sudah tidak ada lagi yang menyokong komunisme.

"Di mana-mana komunisme sudah runtuh kok. Jadi saya enggak begitu percaya kebangkitan Komunisme. Kebangkitan Komunisme itu seakan-akan dibuat-buat," kata Buya kepada wartawan, Senin (18/9).

Buya menamnbahkan isu komunisme bangkin ibarat mimpi di siang bolong. Saat ini kata Buya komunisme sudah runtuh. Seperti di Rusia, komunisme kata Buya sudah tinggal 13 persen. Sementara di China, komunisme sudah ditinggalkan dan menjadi kapitalis.

"Hanya tinggal Kim Jong Un di Korea Utara. Itu saja, mungkin hanya dipakai oleh Kim Jong Un sebagai alat menjadi seorang diktator," jelas Buya.

Atas dasar itu, Buya pun menilai jika kerusuhan yang terjadi di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang dituding menggelar acara diskusi PKI sangat mengkhawatirkan.

"Menurut saya (acara di YLBHI) oke-oke saja. Mungkin ya, ada sisa-sisa masa lampu ideologi itu. Tetapi untuk di khawatirkan mengancam negara, saya kok tidak melihat ancaman itu," demikian Buya.

Menhan Ryamizard Ryacudu mengatakan, dulu tidak terdengar bahaya laten komunis, namun kini isu tersebut muncul kembali.

"Dulu sering sekali kita dengar bahaya laten ditertawakan, nggak ada itu bahaya laten, kemudian komunis sudah tidak ada lagi, tapi disebut-sebut sekarang muncul," imbuhnya.

Ia pun mencurigai pihak yang menganggap PKI tidak ada dan menduga mereka yang beranggapan seperti itu adalah seorang komunis.

"Jadi, kita patut curigai itu yang bilang nggak ada (PKI), mungkin dia yang komunisme," jelasnya. (baca: Menhan: Kita Patut Curiga yang Bilang PKI Tidak Ada, Mungkin Dia Komunis)

-kabarviral/rmol

Postingan populer dari blog ini

171 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 3)

404 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov serta .com (bagian 2)

400 Cara mendapatkan backlink dari Web .edu dan .gov (bagian 1)